Monday, September 10, 2007

Fall In Love

Hari ini aku memulai chatting dengannya..
hehehh ternyata responsenya positif... positif gak jelas
(mesem mesem sendiri)



I dont need anything but how to increase my dopomin up
Pretending that you are fall in love is helping you to increase your dopomin up
It means your productivity will be better day after day

I Just want to pretend that I'm falling in love, something that (for me) difficult to gain.

Saturday, August 11, 2007

Fall In Love


Oh god i saw her face again.
Sitting down on the corner of my eyes.

she is so dignify
she is so smart
she is cute but not so pretty
I like her

I know her name, I know her number
we know each other
but I won't give her a call

because I'm too afraid to tell
that I love her so much

Sunday, May 13, 2007

Kawin lagi ... tutup jalan lagi... uh!

Tetangga sebelah kawin, tetangga di seberang jalan juga kawin
tetangga di seberang kampung juga kawin...

memang sih sekarang sedang musim kawin.. dimana mana orang bikin hajatan kawinan
gak yang kaya, menengah dan miskin pun bikin hajatan ......

sebenarnya aku sih gak masalah, mau kapanpun elo hajatan aku oke oke aja
cuma jangan ditutup poo itu jalan protokol.....

itu khan bikin mangkel orang lain...

di pikir itu memang jalan mbahe?

kalaupun memang itu jalan mbah-mu, itu jalan sudah dimiliki oleh negara....bukan milik mbahmu lagi......

menyebalkan!

kalau di luar negeri, nutup jalan protokol bisa di tuntut di muka hukum
di indonesia kagak...
maklum budaya permisif kita agak keterlaluan......

maksudku kalau memang gak mampu sewa gedung ya.. cari tempat hajatan yang bukan jalan protokol... kalau perlu pinjam rumah tetangga!

tahu gak sih mereka... kalau mereka bikin mengkel satu orang maka itu satu dosa... lha kalau yang lewat itu 100, 150, 200, 1000....?

bereapa dosanya untuk hari itu.?

edan!

Monday, April 23, 2007

Setan Alumni

sudah lulus ... IP 3.34 dengan predikat Memuaskan
entah siapa yang merasa "dipuaskan" oleh aku sehingga predikat itu menempel jelas di ijazah....

belum dapat pekerjaan hingga kini sehingga sering jadi setan di kampus.. menghantui orang orang yang masih mengerjakan tugas akhir .... yup betul:aku GENTAYANGAN



sering disapa: koq masih ada di kampus? atau koq masih beredar di kampus?

tidak pernah kujawab kecuali dengan senyuman... maklum butuh internet! (karena kere)







anehnya si setan ini masih juga dipercaya mengisi pelatihan komersial java di kampus.....
yang lebih aneh lagi ini adalah tahun ke -4

Saturday, January 06, 2007

Cinderella dan Kita

I don't wanna be like Cinderella
Sittin' in a dark old dusty cellar
Waiting for somebody, to come and set me free
I don't wanna be like Snow White waiting
For a handsome prince to come and save me
On a horse of white, unless we're riding side by side
Don't want to depend on no-one else
I'd rather rescue myself

Itu adalah sepenggal lirik lagu "Cinderella" yang dinyanyikan oleh penyanyi Thailand, Tata Young dalam albumnya Dengerous Tata. Siapun tahu kalau Cinderella adalah sebuah kisah yang amat terkenal di muka bumi. Cinderella berkisah tentang seorang putri miskin bersepatu kaca yang mendapatkan jodoh seorang pangeran atas bantuan seorang peri baik hati. Peri baik hati yang kasihan terhadap si puteri yang selalu di kuya-kuya oleh ibu dan saudara-saudara tirinya. Peri baik hati kemudian mendandani si puteri untuk bisa ke pesta dansa pangeran. Singkat kata akhirnya pangeran jatuh hati kepada Cinderella. dan akhirnya mereka pun menikah.

Cukup mengagetkan bagi saya ketika tahu bahwa Indonesia ( khususnya jawa ), memiliki kisah rakyat (folklore) yang mirip dengan Cinderella. Misalnya Ande-ande lumut dan bawang merah bawang putih.
Padahal mbah-mbah kita khan nggak pernah ada janjian ama orang-orang eropa buat bikin kisah modal cinderella. tapi kenapa bisa ada kisah yang begitu mirip.

Kita semua tahu kalo Folklore atau cerita rakyat, dibuat oleh para orang tua kita untuk menamkan nilai moral tertentu dan kebijaksanaan masalalu kepada kita. Misalkan legenda Maling Kundang (Sumatera Barat) atau Dampo Awang (Jateng), keduanya berkisah tentang anak yang dikutuk jadi batu setelah durhaka kepada kedua orangtua. Bisa ditebak , Legenda ini dibuat agar anak taat kepada kedua orangtua.

Tapi kalo cinderella?

Cinderella justru dibuat untuk melanggengkan budaya paternalistik dikalangan masyarakaat, budaya yang menjadikan perempuan sebagai subordiant lelaki.

Dalam kisah cinderella, peri baik hati datang kepada seorang puteri yang disakiti, puteri yang menerima kondisinya sebagai budak ibu tiri.

coba sampeyan pikir baik-baik, apa ibu peri demikian ini ada?


Tentu ibu peri ini nggak ada. Kitalah yang bisa menolong diri kita sendiri, bukan ibu peri!!!. Dalam cerita cinderella , Orang yang baik adalah orang yang menerima kondisi ini apa adanya. Bukan orang yang melawan kondisi sekarang (status quo).
Ini sebetulnya hanya mimpi yang dibuat agar para wanita sabar menerima perbudakan. Mimpi yang dibuat agar tidak ada pembaruan di masyarakat.


Puteri datang ke pesta dansa pangeran.

coba dipikir baik-baik, mengapa harus pesta dansa pangeran? dimana seorang pangeran memilih para perampuan seperti memilih cokelat di toko kue?

Pangeran itu lambang keagungan. Kalau anda mengangguk-angguk kepada keagungan (lelaki) anda akan menjadi "budak yang agung" pula. dimana segala kemewahan akan menghampiri anda seperti air yang mengalir. Ini juga bentuk pembodohan, tidak semua lelaki kaya. dan tidak semua lelaki bertanggung jawab.

Sayangnya kisah cinderella tidak berlanjut. berhenti disini kala mereka menikah living happily ever after, tidak pernah ada penjelasan bagaimana nasib cinderella setelah menikah dengan Pangeran. Berapa anak mereka, apakah cinderella menjaadi lebih baik setelah menikah dengan pangeran dsb.

Saya tidak berani berasumsi bagimana nasib cinderella , tetapi kalau melihat beberpa perkawinan "ala" cinderella, maka mungkin nasib cinderella tidak jauh berbeda. Lihat saja Puteri Diana dan Pangeran Charles yang berakhir dengan perceraian dan kematian Diana dengan anak jutawan Al Fayed. Atau kisah pangeran akihito dan mantan diplomat Puteri Michiko, sekalipun perkawinan mereka masih langgeng hingga kini, putri
Michiko dikabarkan sempat stress menghadapi budaya kerajaan jepang yang kelewat patriarkhis, Michiko yang biasa bernegosiasi dengan orang-oramg asing tiba-tiba harus mau dipingit di istana.

ah dunia memang sulit? eh anda juga lelaki yaH????/




Wednesday, September 20, 2006

Maaf bukan kapasitas ...

Kalimat diatas ini ternyata cukup ampuh lho untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit. Misalkan jika ada pertanyaan dari anak jurusan lain "mengapa KMSI kemaren mendukung pengkaderan ala rektorat?. Padahal khan jelas-jelas rektorat mengebiri mahasiswa sebagai agent of change, ini khan bentuk ketidak independensian mahasiswa, bla-bla-bla .... ". Ini pertanyaan bisa bikin puyeng kalau kita ternyata bertipe nggak suka ngomong panjang lebar. Jawabannya bisa seharian! Apalagi kalau kita ternyata berpijak pada latar belakang yang berbeda. Bisa-bisa jadi saling tarik rambut nih,

Nah kalau saya yang ditanya, jawaban saya simple saja "Sebetulnya saya tahu mas, cuma bukan kapasitas saya menjelaskaan ini, coba mas tanyakan sendiri dengan ketua KMSI". Heeheheheh, Nah selanjutnya si anak pasti ngeloyor pergi sambil mendungkel dan saya akan tertawa lebar tanda menang.

Ya betul menghitung kapasistas sebelum memberikan informasi atau pernyataan menjadi sangat penting dalam komunikasi, minimal bagi saya sendiri. Karena dengan menghitung kapasistas kita tidak terjebak dalam diskusi yang membingungkan atau kesalahan gara-gara menyalahi prosedur.

Menyalahi prosedur? ... ya! Misalnya ada seorang bawahan yang tahu kalau temannya akan diberhentikan. Sebetulnya dia juga diajak rapat tentang pemberhentiannya oleh atasannya mengingat kawannya itu suka membolos pada jam-jam kerja sibuk. Nah karena entah dibujuk rayu oleh seorang staf wanita yang rada lumayan, maka dia mengutarakan isi rapat. Buyar deh! Khan seharusnya bukan kapasitas dia ngomong, walaupun dia tahu



Monday, September 11, 2006

Bokep Mania

Bohong kalau Orang IT atau yang dekat-dekat dengan Internet nggak pernah "mbokep". Alias nonton gambar porno. Nggak peduli latar belakang apakah dia mahasiswa/dosen, sudah kawin atau belum bahkan apakah dia aktivis keagamaan (baca:islam) atau bukan, bokep adalah gaya hidup!

Dulu aku berpikir kalau orang yang mbokep adalah mereka-meraka yang belum menikah. Katakan sebagai pelampiasan syahwat sesaat. Tetapi ternyata pemahamanku salah.Waktu kerja praktek dulu, setiap komputer yang kusinggahi (maklum nggak ada komputer yang dedicated buat KP) selalu ditemukan gambar porno. Dan yang menyedihkan gambar porno paling lengkap (beserta filmnya) dalam ukuran besar, justru ditemukan pada komputer seorang karyawan paruh baya (50 th-an) yang telah mengabdi puluhan tahun, dan Ia TELAH MENIKAH.

Dulu aku berpikir kalau orang-orang yang mbokep adalah mereka-mereka yang "bukan aktivis keagamaan". Ternyata aku salah. Satu waktu pernah ke rumah teman. Aktivis sebuah Lembaga dakwah Jurusan di kampus. Aktif dalam kajian "sangat serius" di Surabaya. Keluarganya di "kampung" adalah kader (baca: pengurus) Partai Islam Moderat pemenang pemilu di Jakarta. Komputer di kost-an (dia hidup sendiri di surabaya) di Install ACD-See 3.2. Perlu anda tahu, jangan sekali-kali menginstall ACD-See jika "borok-borok" anda nggak kepingin dibuka. Kujalankan ACD-See dan mulai men-scan . Dar! Bisa ditebak. Sejumlah folder dengan nama-nama "bintang" bermunculan. Aku sendiri belum lihat sendiri isinya. Tapi nama "Pamela Anderson" dibuat hingga 3-4 folder berbeda. kalau bukan bokep lalu apa namanya coba?

Dan dulu aku berpikir kalau mbokep hanya dilakukan oleh mereka-meraka dengan kemampuan akademis rata-rata alias "bodoh". Ternyata aku salah. Seorang kawan dengan predikat Cumlaude ternyata adalah seorang bokep-er sejati. Begitu seringnya dia mbokep sampai pikiran bawah sadarnya nampak mesumnya (kelihatan kala dihipnotis anak-anak lab, maklum ini anak guampang banget dihipnotis) . Teknisnya nggak usah diungkapkan disini deh, karena begitu memalukan dan sempat di-Video! . Saat pamit hendak melanjutkan studi ke Malaysia, ia sempat curhat bagaimana cara menyimpan gambar dan video bokepnya selama ini. Mau ditinggal di Ibu kos gak sopan, mau dibawa ke Malaysia takut kena razia, mau dihapus juga sayang banget mengingat itu koleksi "langka". Mau ditinggal di kampung, Gak Mungkin! Ada bapak ibu ama adek kecil-kecil waduh ditaruh mana...., katanya kebingungan.

Terakhir sampai sekarang aku masih menyimpan "keprihatinan" luar biasa mengapa orang-orang menyimpan gambar atau video pornonya dengan cara yang "tidak cerdas". Aku selalu saja bisa menemukan gambar atau video di tiap komputer yang aku pegang.

Seorang kawan di Madura bolehlah dibuat contoh. Mentang-mentang kedua orangtuanya buta komputer, maka dengan seenaknya dia membuka film dan meninggalkannya di Start-Menu > Documents. Siapapun (asal tidak buta komputer) pasti dengan mudah menjalankan itu film. Teman, ingatlah bahwa yang mengakses komputer anda besok dan seterusnya belum tentu anda sendiri.

Aku bisa memahami deh kawan madura tadi, maklum karena dia bukan orang IT. Tetapi yang dilakukan kawan IT yang satu ini mungkin "konyol". Dia menaruh bokepnya di drive root E:\ lalu merename nama file bokepnya menjadi mpeg.php dengan ukuran 121 mb. Hah setan mana, yang nggak curiga, mana ada file php dengan ukuran sebesar itu. Paling banter ukuran file php itu cuman 100 kb. alias 1000 kali lebih kecil. Ukuran 100kb itu juga baru terjadi kalau programmer PHP-nya "gendeng", nggak membagi menjadi beberapa modul. Edan!

Lha bagaimana dengan anda?